Halaman

Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 September 2012

Serat Kidungan Purwojati

Ana kidung ing kadang Marmati, 
Amung tuwuh ing kuwasanira, 
Nganakaken saciptane Kakang Kawah puniku Kang rumeksa ing awak mami, 
Anekakake sedya Ing kuwasanipun, 
Adhi Ari-Ari ingkang Memayungi laku kuwasanireki Angenakken pangarah, 
Ponang Getih ing rahina wengi Ngrerewangi ulah kang kuwasa Andadekaken karsane, 
Puser kuwasanipun Nguyu-uyu sabawa mami, 
Nuruti ing panedha Kuwasanireku Jangkep kadang ingsun, 
papat Kalimane wus dadi pancer sawiji Tunggal sawujud ingwang

Rabu, 27 Juli 2011

aku???

aku bosan dengan penat
aku bosan dengan berat di kepalaku
aku lelah dengan langkahku
aku bingung dengan fikirku
aku muak dengan aku
kenapa dengan aku????


~27/07/2011~
Ksatria Khayalan

Senin, 18 Juli 2011

a shoulder to cry on

life is full of lots up and downs,
and the distance feels further when you're headed for the ground, and there is nothing more painful than to let your feelings take your down.

it's so hard to know the way you feel inside,
when there's many thoughts and feelings that you hide,
but you might feel better if you let me walk with you by your side.

and when you need a shoulder to cry on,
when you need a friend to rely on,
when the whole world is gone,
you won't be alone, cause I'll be there, I'll be your shoulder to cry on, I'll be there,
I'll be a friend to rely on,
when the whole world is gone, you won't be alone, cause I'll be there.

all of the times when everithing is wrong, and you're feeling like, there's no use going on,
you can't give it up,I hope you work it out and crry on,
side by side, with you till the end,
I'll always be the one to firmly hold your hand,
no matter what is said or done, our love will always continue on...


utk "putri centil"

Sabtu, 16 Juli 2011

meratap

kembali, aku menangis pada hampa
disaksikan dinding-dinding bisu yg terlihat mencibir dan menertawakanku.
seolah ia berkata
"selama kau sendiri, dikemanakan aku?! kau campakan aku! kini ketika kau sepi, kembali meratap di hadapanku??"

malam berjalan datar dan seolah tak beranjak.
malam mencabikku hingga koyaklah batin ini.
aku dicampakan sunyi, ditampar sepi, terkoyak hati..
lagi,, ku meratap pada sunyi...

Selasa, 26 April 2011

Puisi Kado Ulang Tahun

Ini beberapa puisi yang ku tulis sebagai kado ulang tahun Putri Centil yang ke-19 tahun:


AKU BICARA PERIHAL CINTA

Apabila cinta memberi isyarat kepadamu,
Ikutilah dia walau jalannya sukar dan curam.
Dan apabila sayapnya memelukmu,
menyerahlah kepadanya
walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu.
Dan kalau dia bicara padamu,
percayalah padanya
walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman
sebagaimana cinta memahkotai engkau..





NYANYIAN SUKMA

Di dasar relung jiwaku
bergema nyanyian tanpa kata.
Sebuah lagu yang bernafas dalambenih hatiku.
Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit.
Ia meneguk rasa kasihku
dan mengalirkan sayang.
Dia tersimpan dalam relung sukmaku.

Apabila ku tatap penglihatan batinku,
nampak di dalamnya bayangnya.
Dan apabila ku sentuh ujung jemariku,
terasa getaran kehadirannya.

Air mataku menandai sendu
bagai titik-titik embun syahdu yg membongkarkan rahasia mawar layu.
lagu ini digubah oleh renungan
dan dikumandangkan oleh kesunyian
dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan
dan dipahami oleh cinta
dan dinyanyikan oleh sukma malam.
Lagu itu lagu kasih sayang.

=====


KETIKA CINTA MENYAPA

Ada yg datang tiba-tiba dalam hatiku seketika
sesaat setelah kau lemparkan senyum itu
melesat dan menancap tepat di jantung hatiku
tak terbendung
dan aku pun terdiam,
tak kuasa,
tak berdaya
bagai pasir yang dihempaskan gelombang.
Derai senyummu menebar aroma cinta
membiusku dalam lamunan yang berujung pada kekaguman jiwa.

Hai kau gadis yang kutemui dalammimpiku
wangimu akan selalu ada dalam dekapanku,
menemaniku melewati kesepian di jiwaku.

Kau gadis di jantung malam
jangan tenggelam dalam gelap
aku takut menyusuri lorong malam yang memikat tanpamu
karena engkaulah purnama penerang malam hatiku.

Ada yg tiba-tiba datang dalam hatiku seketika
sesaat setelah kau mengisyaratkan cinta
lewat kedua bola matamu yg ku rasa begitu indah..

======



SAJAK UNTUK CINTA

Hari ini sebelum senja menutup diri
aku sadari betapa hidup sangat berarti
ketika manis dirimu berkata-kata
atas indah cinta itu bahagia.

saat sejenak tangan itu ku genggam
saat merekah senyuman hangatmu di hadapanku
saat semua cinta ada dan terasa atas dirimu
yang beri aku dunia penuh bahagia.

======



SYUKUR ATAS CINTA

Ketika ketulusan cinta tiu hadir tanpa pamrih
atas senyuman dan tawa yg kau berikan
Aku bersyukur Tuhan telah mempertemukan kita hari ini
setelah semua rasa yg terpendam
dan rindu atas dirimu yg membuat duniaku indah.

Kau sapa aku dengan senyum hangatmu
yg membuat sisa hari ini menjadi hari terindah.



by: Ksatria Khayalan


Rabu, 23 Maret 2011

Ingin rasanya

Saat hujan turun,
ingin ku menjadi payung yg kan melindungi tubuhmu darinya..

bila malam tiba,
ingin rasanya ku menjadi bintang untuk menemani malammu yg gelap sepi.

Ingin rasanya ku menjadi selimut yang kan menghangatkan tidurmu.
Bila siang tiba,
ingin rasanya ku menjadi angin musim semi yang kan membuaimu hingga kau terelap dalam tidur.

Ingin rasanya ku menjadi langit yang kan menemani hari-harimu.
Ingin rasanya ku menjadi orang yang selalu ada di dekatmu ketika kau bersedih
seraya memeluk dan menghapus air matamu.




*teruntuk Putri Centil

Pendar-pendar cinta pelangi*

Pada angin ku sampaikan gelora segala kerinduan..
pada hujan ku titipkan segala rintik cinta..
pada cahaya rembulan telah ku cerminkan sinar muka
seakan bertatap wajahmu

Ditemani mentari,,
smoga kau semangat hari ini,,
menjemput pendar-pendar cinta pelangi...


*puisi ini dikirim padaku oleh Putri Centil

Kamis, 17 Juni 2010

aku adalah karang

Adalah masa lalu yang menganggap itu debu.
Biiarlah angin yang akan menyapunya dalam pusaran waktu.
tapi aku adalah karang yang tak bergerak.
berdiri tegak.
abadi..
Menatap samudra
Menunggu di ujung cakrawala...

aku yang akan selalu menantimu....


By: Ksatria Khayalan

Minggu, 30 Mei 2010

DIA

Dia bagai angin....
bagai layang-layang...
Di manakah dia? Ayo kita gapai.....

saat jurang menuntun kita...
dia akan perjelas jalannya..
dan mengacuhkan mereka semua.....

ketika masa depan mengejar kita.....
dia menikmati hari-harinya...
hidup merdeka dalam tiap peristiwa....
darimanakah dia datang?
menjamah hati kita.....
ke mana dia pergi? Ayo kita cari....

ia bagai peneduh dalam terik panas .....
bagai kebun di tengah gurun....
ia penyembuh luka.....
saat kita kalah dalam perang....
dia akan sebrangi lautan...
berenang menerjang rintangan....
dia adalah awan naungan....
dia penyangga kita...
ke manakah dia pergi? Mari kita cari..

Rabu, 26 Mei 2010

Memandang dalam Khayal

Memandang dalam Khayal

Senyummu menebarkan damai di hati

Lambaianmu bagai nyiur diterpa angin

Siang kau hadir sebagai pelangi

Malam kau hadir sebagai Purnama

Tidakkah kau sadari

Begitu banyak yang kagum padamu

Tengoklah ke belakang bila kau berjalan

Di sana kan kau temui mata yang terpukau

Memandang kagum padamu

Begitu juga denganku

Yang setiap saat memandangmu

Walau dalam khayalku


by: Ksatria Khayalan

Cirebon, 17 Desember 2004

Senin, 24 Mei 2010

Negeri Angan-angan

Konon...

Ada sebuah negeri yang dibentuk dari potongan surga.

Tongkat yang tertancap akan menjadikanya tumbuh tanaman,

atau bahkan menyemburkan harta berupa minyak, gas dan emas permata.

Airnya tak hanya menyegarkan,

namun memberikan banyak kemanfaatan.

Indonesia kusebut negeriku

Negeri yang Gemahripah loh jinawi..

Tetapi,,

Ini negeri yang tak seperti dalam anganku.

Ini sebuah negeri

yang penuh dengan kekacauan dan malapetaka.

Dimanakah potongan surga itu dari bagian negeri ini??

Tak kuingat sejak kapan

Ibu Pertiwi berduka

dan tak kuingat pula

karna apa Zamrud Khatulistiwa mulai porak poranda.

Tiap hari yang kudengar,

hanya tangis.

Tiap waktu yang kulihat,

hanya luka dari ibu dan putra-putri bangsa.

Di manakah potongan surga itu dari bagian negeri ini??

Garis cakrawala adalah bayangan hampa

Memancar sinar mutiara khatulistiwa

Mimpi-mimpi Sempurna datang menghampiri

Sempurnakan pertemuan rasa menggapai mimpi

Demi …laut-laut

yang mengasuh hidup nahkoda.

Demi …pulau-pulau

yang menumbuhkan kita permata Zamrud Khatulistiwa.

Demi …tanah air “Indonesia“ tempat tinggal kita.

Mari kita berjuang bersama

Demi mewujudkan negeri angan-angan kita..!!

Indonesia kita..!


by: Ksatria Khayalan

16 Mei 2010

Kamis, 08 April 2010

Sajak Tengah Malam

Ku pinang kau dengan syahadat.
Ku beri mas kawin seribu bunga kesturi yg tumbuh di surga firdaus,
Serta kidung cinta para malaikat yg brtasbih tiada henti dalam pekatnya malam dan teriknya siang.
Yang menggetarkan jagat raya dan sanubari stiap insan yg merasakanya...


Alunan sunyi dan desir angin malam merasuk dalam kalbu.
Menggugah hati yang penat.
Berharap rembulan kan hadir memantulkan cahayanya merambat dalam nadiku.
Mengusir kesunyian dan pekatnya jiwa yg lelah dalam pengmbaraan cinta..


Raga ini lunglai.!
Jiwa ini remuk,!
Luruh bagai debu yg trsapu hempasan angin utara..
Bagai dunia yg musnah tanpa harapan ketika sangkala berkumandang dalam tiupan makaikat di akhir waktu...tatkala bidadari mengepakan sayap patahnya padaku..
tak sanggup ku menggapaimu walau batin ini ingin merengkuhmu untuk terbang bersama menuju nirwana..

Wibiono, 7 April 2010
11.48 pm

Senin, 05 April 2010

Kisah sang Malam


Purnama datang membawa indahnya malam

Dia datang bersama gemerlapnya bintang

Langit dan bumi menyambut indahnya Purnama

Dia datang atas nama keindahan malam


Tak selamanya malam itu gelap mencekam

Kenapa tak Engkau datangkan saja Purnama tiap malam

Biar semua orang tak takut akan datangnya malam


Andai sang malam bisa bicara

Dia akan memohon agar indahnya Purnama selalu menemaninya

Bila Purnama tak datang

Sang malam selalu termenung kesepian

Mengapa Purnama tak mengerti betapa berartinya dia bagi sang malam


Purnama pergi dengan senyumnya

Bintang kejorapun memancarkan sinarnya

Sebagai tanda berpisahnya sang malam dengan purnama

Ada apakah dengan sang malam?

Mengapa tak katakan saja keinginannya pada sang Purnama?


Dia hanya bisa menanti akan kembalinya sang purnama

Mungkin dia yakin bahwa purnama akan datang

Suatu saat nanti untuk mengindahkan malam


wibiono


Minggu, 07 Maret 2010

Renungan

Manakala kau telah membunuh kedirianmu yang keji

Maka kau akan mampu menjejakkan kaki di atas menara langit ketujuh

Meski samudra kesejahteraan melemparkan gelombang ke setiap penjuru, justru keadilanlah, wanita-wanita keji bagi laki-laki keji.



Kedirian itu ibarat musim gugur yang menyelimuti taman.

dan engkau yang ingin melihat wajah dan senyum dari taman,

tunggulah musim semi yang akan membuka selubung kepalsuan musim gugur



Bathin-Mu ya Tuhan, adalah Roh dari roh. Dzahir-Mu adlh Matahari dri matahari



Dirimu adalah bayanganmu sendri yang akan segera sirna dalam pancaran matahari



Stiap hari Tuhan membuatku terus gila.

Ia datang dengan beraneka ragam permainan..

kusadari aku menjadi permainan-Nya yang senantiasa dibuat bingung dalam permainan-Nya

Kidung Cinta

Wahai angin, buatlah tarian ranting2 dlm dzikir hari yang kau gerakkan dari persatuan..

Biarkan aku brcerita tentang dikau, oh cinta.!

Ijinkan aku membuka tirai hatimu bagiku lewat lantunan kidung cinta.

Yg bila di perdengarkan, alam akan tersenyum seraya bertasbih...



Cinta lama akan mengejawantahkan bentuk2 yang selalu baru di antara roh dan hati.

Seketika bentuk Dikau mengambil tempat di dadaku, di manapun aku duduk, di situlah taman bunga laksana surga..

Aku mencintaimu dengan dua cinta..

cinta rindu,dan cinta yg memang hak mu



Cinta tak dapat di salahkan ketika dia datang tanpa permisi,tertinggal di hati tanpa izin dan pergi tanpa pamit.

Namun, daptkah cinta di prsalahkan ketika ia meninggalkan jejak tanpa datang kembali untuk menghapusnya?

Seperti pasir yg terlukis, terhapus oleh ombak.. atau akan tetap ada sampai kapanpun? seperti kayu yg telah terukir. . .



Untuk mu yang hanya bisa melihatku dari kejauhan...

teruslah menjadi bintang dan rembulan

yang bersinar di kala sang malam yang gelap menyapa dan kesunyian menghampiri