sekuntum mawar merah di tengah malam
harum tubuhmu mengubah angin menjadi desiran darah
membuncah, bergelora.
ku cium keningmu
jantungku membuncah
terjaga di tengah purnama
berselimut kabut lembut
terbangun aku memandangmu jelita malam
lebih indah dari mimpi.
saat kangen mendera di tengah malam
01/09/11
utk : putri centil
by. ksatria khayalan
Imajinasi tidak sama dengan mimpi. Imajinasi menciptakan energi untuk terus berharap, dan mewujudkan mimpi itu.!!
by: Ksatria Khayalan
Jumat, 02 September 2011
seikat pelangi
lihatlah gerimis berbaris
di tipis senja di taman itu
pendar-pendar mentari di atas dedaunan basah
tiada yg indah dari cakrawala cinta
ktika bening tetes hujan menggenang di lekuk merah
bibirmu senyum terkulum
ada seikat pelangi di balik senyummu
terurai dalam larik puisi.
di ruang sunyi
01/09/11
by. ksatria khayalan
di tipis senja di taman itu
pendar-pendar mentari di atas dedaunan basah
tiada yg indah dari cakrawala cinta
ktika bening tetes hujan menggenang di lekuk merah
bibirmu senyum terkulum
ada seikat pelangi di balik senyummu
terurai dalam larik puisi.
di ruang sunyi
01/09/11
by. ksatria khayalan
setangkai purnama
ketika pagi mengembun di atas kuntum anggrek
ku lihat bulan di atas halaman
ku petik untukmu
pengganti mawar yg pagi ini belumlah mekar
untukmu setangkai purnama
sebuah damba
menemukan wajahmu tersenyum
ketika ku terbangun
serasa mimpi indah baru berlangsung.
di ruang sepi 01,09,11
by: ksatria khayalan
ku lihat bulan di atas halaman
ku petik untukmu
pengganti mawar yg pagi ini belumlah mekar
untukmu setangkai purnama
sebuah damba
menemukan wajahmu tersenyum
ketika ku terbangun
serasa mimpi indah baru berlangsung.
di ruang sepi 01,09,11
by: ksatria khayalan
Langganan:
Postingan (Atom)