Usiaku sudah hampir 29 tahun. Teman-teman seusiaku biasanya sudah beristri, bahkan sudah punya anak yang lucu-lucu. Jujur, walaupun mungkin secara finansial belum memungkinkan untuk melangsungkan pernikahan dan membangun rumah tangga, tapi gejolak batin ini pengen segera menikah. Kelamaan pacaran pun ternyata bisa membosankan, dan khawatirnya malah menimbulkan fitnah dikemudian hari.
Aku berharap, dengan menikah, jalan rizki ku bisa semakin lancar. Aku juga ingin membuktikan cintaku pada permaisuriku. Aku ingin buktikan kalau cintaku tak sebatas bualan belaka..
Imajinasi tidak sama dengan mimpi. Imajinasi menciptakan energi untuk terus berharap, dan mewujudkan mimpi itu.!!
by: Ksatria Khayalan
Selasa, 12 Agustus 2014
Selasa, 22 April 2014
Sebersit Rasa..
Sudah lama ku tak menorehkan tulisan tentang rasaku.. bukan karena tak ada sesuatu yang spesial, tapi justru karena semuanya selalu spesial.. tak ada rasa yang berubah dari dulu hingga detik ini, tak ada rasa yang berubah dari awal memulai cerita hingga saat ini. Walau terhitung sudah tiga tahun lebih menjalani hubungan ini, namun semuanya tetap sama, bahkan dari waktu ke waktu rasa sayang ini justru semakin bertambah.
Secara de yure, 15 Februari lalu tepat tiga tahun kita berhasil hubungan ini sama-sama. Bukan tanpa hambatan, tak juga mudah lewati ini semua. Apalagi dengan karakter kita yang sama-sama keras kepala. Hari demi hari kita lalui dengan penuh warna, kadang suka, kadang berantem, kadang cekcok, tapi kadang rindu berat. Namun aku tahu pasti apapun yang terjadi, rasa sayang di antara kita adalah segalanya. Rasa sayanglah yang terkadang mengalahkan segala keegoisan kita..
Belum pernah aku merasakan rasa yang seunik ini, unik? iya, karena kadang rasa ini rasanya tak mampu jika hanya diungkapkan oleh kata-kata, kalimat-kalimat, bahkan bait-bait puisi. Rasa ini pun terkadang di luar logika. Jujur, aku menaruh harapan besar kita bisa sama-sama terus selamanya. Apa kamu juga demikian?
Kedewasaan akhirnya terus menuntun kita untuk bisa berpikir ke depan, bukan hanya tentang rasa, namun juga usaha yang harus kita lakukan demi ini semua. Perlu usaha yang keras untuk kita bisa membuktikan bahwa kita mampu bersatu, bahwa kita mampu untuk saling menjaga, dan saling membahagiakan satu sama lain..
Tapi, biarlah semua Allah yang mengatur, yang penting kita yakin, terus berjuang berdoa dan berusaha.. ga akan ada yang sia-sia apa yg udah kita pertahankan dan kita korbankan selama ini. Semoga Allah menerangi jalan kita ke depaan ..
Aku selalu sayang kamu .
Selasa, 18 Februari 2014
Tulisan Sekedar Rehat dari Rutinitas Kerjaan
Sebenarnya aku malas menulis. Semenjak beralih profesi dari pengangguran menjadi tukang tulis alias jurnalis, sehari-hari kerjaanku nulis terus. Sudah hampir dua minggu aku dapat kerjaan ini. Lumayan daripada nganggur.
Kerjaanku kini di Tegal, jauh dari Purwokerto, jauh juga dari Cirebon. Agak tersiksa juga jauh dari si doi di Purwokerto. Gara-gara itu, aku rela pulang ke Purwokerto hanya sekedar bertemu rindu, walaupun cuma sehari. Yaa, ga apa-apa lah. Namanya juga usaha dan perjuangan. Daripada dekat terus tapi lontang-lantung tidak jelas.
Semoga si doi mengerti keadaanku yang terseok-seok memulai dari bawah. Mencoba mencari peruntungan yang lebih menjanjikan hari esok memang sulit. Maka dari itu aku mencoba mencoba setiap peluang yang ada. Motivasiku cuma ingin mencari rejeki yang halal untuk modal nikah membangun masa depan, membantu orang tua menyekolahkan adik-adik, membangunkan tempat berteduh di hari tua untuknya, dan membangun istana untuk permaisuriku tercinta.
-Wibiono-
Kerjaanku kini di Tegal, jauh dari Purwokerto, jauh juga dari Cirebon. Agak tersiksa juga jauh dari si doi di Purwokerto. Gara-gara itu, aku rela pulang ke Purwokerto hanya sekedar bertemu rindu, walaupun cuma sehari. Yaa, ga apa-apa lah. Namanya juga usaha dan perjuangan. Daripada dekat terus tapi lontang-lantung tidak jelas.
Semoga si doi mengerti keadaanku yang terseok-seok memulai dari bawah. Mencoba mencari peruntungan yang lebih menjanjikan hari esok memang sulit. Maka dari itu aku mencoba mencoba setiap peluang yang ada. Motivasiku cuma ingin mencari rejeki yang halal untuk modal nikah membangun masa depan, membantu orang tua menyekolahkan adik-adik, membangunkan tempat berteduh di hari tua untuknya, dan membangun istana untuk permaisuriku tercinta.
-Wibiono-
Langganan:
Postingan (Atom)