Halaman

Rabu, 31 Maret 2010

Bimbang

Saat ini aku dihadapkan pada kebimbangan.. Berawal dari perkenalanku dengan seorang perempuan, yang sebenarnya hanya kenal lewat media facebook.. Dia adalah teman dari temanku. Dia sering aku panggil kucrit. Perkenalanku dengan kucrit belum lama. dari temanku yang satu kampus dengan kucrit, aku mengenalnya.


Pada awalnya temanku mengaku kalau dia suka denganku, tetapi karena aku tidak memiliki perasaan apapun, aku tidak dapat menanggapi. Aku hanya mengangap dia sebagai seorang teman dan adik. Dia sering curhat padaku tentang persoalan yang dihadapinya. Tak jarang dia meminta pendapat dan solusi ketika dia dihadapkan suatu masalah yang sulit.


Tetapi terakhir dia mengirimku sebuah sms yang intinya dia tidak akan mengganggu dan memaksakan perasaan padaku. Dia tidak akan sms2 lagi kecuali sangat penting. Dia meminta maaf padaku atas sikapnya dan sms2nya selama ini. Aku pun bingung atas sikapnya ini. Sebelumnya dia remove FBku. Setelah kutanyakan alasannya, dia bilang gada masalah, hanya ingin melupakan saja agar dia tidak dihantui perasaan padaku.

Menurut informasi dari teman-temannya, dia kini sikapnya banyak berubah. Entah mengapa dia pun membenci Kucrit yang awalnya adalah teman dekatnya. Status di fesbuknya pun berisi kekesalannya. bahkan dia menulis notes yang menghujat teman dekatnya yang dianggap penghianat. Perubahan sikap dia pun dirasakan oleh temanku yang lain. Katanya "dia kok jadi jutek ke saya sih mas?", "emang lagi ada masalah apa sih dia?". kebetulan dia orang yang dekat denganku juga. Dia sudah ku anggap sebagai adikku sendiri, kadang aku sering curhat padanya, begitupun sebaliknya..

Kembali pada masalah Kucrit.. Karena rasa penasaranku, akhirnya ku tanyakan ini pada Kucrit mengenai apa sih permasalahan yang sebenarnya terjadi antara dia dan kucrit. Mungkin ini ada sangkut pautnya dengan sms yang dikirimkan padaku malam sebelumnya. Awalnya kucrit tidak menjelaskan duduk perkaranya. Alasannya diapun ga mengetahui apa masalahnya..Tetapi akhirnya Kucrit mengakui kalau dia pernah punya masalah gara-gara Kucrit menyukai orang yang juga disukai oleh temanku itu.

Aku terbengong melihat jawaban dan pengakuan yang ditulis lewat pesan di fesbuk. Setahuku dari sms yang terakhir aku terima, kalau temanku masih menyimpan rasa suka padaku. Jadi pikiranku mencoba membuat kesimpulan kalau sebenarnya Kucritpun menyukai saya.. Aku pun pura-pura tidak mengetahui hal ini. Kemudia aku mencoba menanyakan seberapa dekat dia kenal dengan orang yang dia suka dan alasan mengapa menyukainya..

sampai tulisan ini dibuat, aku belum mendapatkan jawaban dari Kucrit.........

Minggu, 07 Maret 2010

Renungan

Manakala kau telah membunuh kedirianmu yang keji

Maka kau akan mampu menjejakkan kaki di atas menara langit ketujuh

Meski samudra kesejahteraan melemparkan gelombang ke setiap penjuru, justru keadilanlah, wanita-wanita keji bagi laki-laki keji.



Kedirian itu ibarat musim gugur yang menyelimuti taman.

dan engkau yang ingin melihat wajah dan senyum dari taman,

tunggulah musim semi yang akan membuka selubung kepalsuan musim gugur



Bathin-Mu ya Tuhan, adalah Roh dari roh. Dzahir-Mu adlh Matahari dri matahari



Dirimu adalah bayanganmu sendri yang akan segera sirna dalam pancaran matahari



Stiap hari Tuhan membuatku terus gila.

Ia datang dengan beraneka ragam permainan..

kusadari aku menjadi permainan-Nya yang senantiasa dibuat bingung dalam permainan-Nya

Kidung Cinta

Wahai angin, buatlah tarian ranting2 dlm dzikir hari yang kau gerakkan dari persatuan..

Biarkan aku brcerita tentang dikau, oh cinta.!

Ijinkan aku membuka tirai hatimu bagiku lewat lantunan kidung cinta.

Yg bila di perdengarkan, alam akan tersenyum seraya bertasbih...



Cinta lama akan mengejawantahkan bentuk2 yang selalu baru di antara roh dan hati.

Seketika bentuk Dikau mengambil tempat di dadaku, di manapun aku duduk, di situlah taman bunga laksana surga..

Aku mencintaimu dengan dua cinta..

cinta rindu,dan cinta yg memang hak mu



Cinta tak dapat di salahkan ketika dia datang tanpa permisi,tertinggal di hati tanpa izin dan pergi tanpa pamit.

Namun, daptkah cinta di prsalahkan ketika ia meninggalkan jejak tanpa datang kembali untuk menghapusnya?

Seperti pasir yg terlukis, terhapus oleh ombak.. atau akan tetap ada sampai kapanpun? seperti kayu yg telah terukir. . .



Untuk mu yang hanya bisa melihatku dari kejauhan...

teruslah menjadi bintang dan rembulan

yang bersinar di kala sang malam yang gelap menyapa dan kesunyian menghampiri